Breaking News
"Berita" adalah sajian informasi terkini yang mencakup peristiwa penting, fenomena sosial, perkembangan ekonomi, politik, teknologi, hiburan, hingga bencana alam, baik dari dalam negeri maupun mancanegara. Kontennya disusun berdasarkan fakta dan disampaikan secara objektif, akurat, dan dapat dipercaya sebagai sumber referensi publik.
Shoppe Mall
Shoppe Mall
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

APBD Kutai Timur 2026 Naik, Program Layanan Publik dan Infrastruktur Tetap Jadi Prioritas

cek disini

Sangatta Utara – APBD Kutai Timur 2026 APBD Kutai Timur 2026 menjadi sorotan setelah Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) resmi menyampaikan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun 2026.

Dalam penyampaiannya,Kutim menunjukkan peningkatan signifikan yang menggambarkan optimisme pemerintah dalam memperkuat pembangunan daerah.

Awalnya, Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman menuampaikan KUA PPAS APBD 2026 sebesar Rp 4,8 triliunan, namun setelah dilakukan pembahasan, proyeksi 2026 mengalami kenaikan hingga Rp 5,73 triliun.

Hal itu terdiri dari pendapatan asli daerah sekitar Rp 431 miliar, pendapatan transfer Rp 5,21 triliun dan pendapatan lain-lain Rp 91,9 miliar.

Meski proyeksi APBD 2026 turun dari tahun 2025 ini, tetapi program-program unggulan tetap berjalan.

“Dana RT sebesar Rp 250 juta per RT insyaallah tidak (terpengaruh), jadi program unggulan insyaallah tetap (dianggarkan), termasuk jaminan pekerja rentan, bahkan kita akan mencapai target 150 ribu orang,” ujarnya, Minggu (23/11/2025).

Baca Juga : Polsek Bengalon Kutim Ungkap Pencurian Lintas TKP, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

APBD Kutai Timur 2026
APBD Kutai Timur 2026

Tak hanya itu, program pemberian kendaraan operasional RT berupa motor juga akan diberikan, yang mana sebagian RT di Kutai Timur telah mendapatkan sepeda motor tersebut.

Menurutnya porsi 2026 untuk infrastruktur secara ideal sebanyak 40 persen dari tubuh, namun Kutai Timur yang masih berusia 26 tahun ini memerukan porsi infrastruktur yang lebih.

“Saya yakin lebih dari 40 atau 60 persen dari karena melihat dari kegiatan MYC ini, sudah lebih dari cukup (batas ideal),” imbuhnya.

Ardiansyah berharap selama lima tahun berturut-turut ini, Pemkab Kutim akan memaksimalkan porsi anggaran untuk infrastruktur secara maksimal.

Sebab, semua 50 program unggulan Bupati dan Wakil Bupati serta program yang disusun tidak ada yang dihilangkan, hanya saja nilainya menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.

“Mudah-mudahan infrastruktur kita bisa mencapai lebih dari 60 atau 70 persen, sehingga menyiapkan Kutai Timur jadi berkembang,” pungkasnya.

Timur 2026 menjadi sorotan setelah Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) resmi menyampaikan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun 2026.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *