Sangatta Utara – Tahun Ini Dinas Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur terus menjalankan program penanggulangan kemiskinan, dengan membagikan bantuan ayam kampung kepada keluarga kurang mampu.
Tahun ini, sebanyak 22 Kepala Keluarga (KK) di beberapa kelurahan telah menerima bantuan berupa 10 ekor ayam kampung, lengkap dengan pakan dan kandang berukuran 1,5 x 2 meter.
“Bantuan ini sudah didistribusikan dan diterima sepenuhnya oleh masyarakat di Kelurahan Tanjung Tengah, dan Nipah-nipah pada akhir Agustus lalu,” ujar Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian PPU, Restu Pramula, Selasa (23/9/2025).
Restu menambahkan, tahun depan program serupa direncanakan akan diperluas, dengan target sekitar 50 KK yang akan mendapatkan bantuan ayam kampung, pakan, dan kandang.
Namun, bantuan ini akan disalurkan melalui kelompok tani, dengan anggota yang terdata dalam data kemiskinan, Dinas Sosial setempat.
“Kami mencari masyarakat yang benar-benar membutuhkan, dengan harapan program ini dapat menjangkau sebanyak mungkin warga miskin,” jelasnya.
Ia juga menjelaskan, dalam satu kelompok tani yang terdiri dari sekitar 20 anggota, setidaknya 5 anggota harus terdaftar dalam data kemiskinan.
Baca juga : Kelurahan Nipah-nipah Penajam Paser Utara Jadi Pilot Project Cegah Penyalahgunaan Narkoba

Dari total target, diperkirakan banyak keluarga yang bisa dibantu melalui program ini.
Dengan program ini, diharapkan masyarakat bisa mendapatkan tambahan penghasilan, dari beternak ayam kampung sehingga dapat membantu mengurangi tingkat kemiskinan di daerah.
Kalimantan Timur terus menjalankan program penanggulangan kemiskinan, dengan membagikan bantuan ayam kampung kepada keluarga kurang mampu.
Kepala Keluarga (KK) di beberapa kelurahan telah menerima bantuan berupa 10 ekor ayam kampung, lengkap dengan pakan dan kandang berukuran 1,5 x 2 meter.
dan Nipah-nipah pada akhir Agustus lalu,” ujar Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian PPU, Restu Pramula, Selasa (23/9/2025).
tahun depan program serupa direncanakan akan diperluas, dengan target sekitar 50 KK yang akan mendapatkan bantuan ayam kampung, pakan, dan kandang.
dalam satu kelompok tani yang terdiri dari sekitar 20 anggota, setidaknya 5 anggota harus terdaftar dalam data kemiskinan.
diharapkan masyarakat bisa mendapatkan tambahan penghasilan, dari beternak ayam kampung sehingga dapat membantu mengurangi tingkat kemiskinan di daerah.
















