Kategori: Provinsi, Bencana, Aceh
Istri Gubernur Aceh mengalami situasi mendebarkan ketika terjebak banjir selama dua hari di sebuah SPBU. Insiden ini terjadi saat ia sedang menjalankan misi kemanusiaan untuk menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir besar yang melanda sejumlah wilayah Aceh.
Kronologi Kejadian
Perjalanan rombongan awalnya berlangsung lancar. Namun, ketika memasuki salah satu titik rawan banjir, debit air mendadak naik dan menutup jalur utama. Rombongan pun memilih bertahan di SPBU terdekat demi keselamatan.
Menurut laporan dari tim pendamping, akses jalan benar-benar terputus, sementara arus air terlalu deras untuk dilalui kendaraan.
Dua Hari Bertahan di SPBU
Selama dua hari bertahan, istri Gubernur Aceh dan timnya memanfaatkan fasilitas terbatas yang ada di lokasi. Mereka terus berkoordinasi dengan BPBD, TNI, dan relawan untuk menunggu momen aman sebelum dievakuasi.
Bantuan dari warga sekitar serta petugas SPBU membuat rombongan dapat bertahan sampai akhirnya jalur mulai dapat dilalui pada hari kedua.
Fokus Tetap pada Bantuan untuk Warga
Meski terjebak, ia dilaporkan tetap memprioritaskan koordinasi distribusi bantuan. Tim di lapangan terus bergerak menyalurkan logistik kepada warga di titik-titik yang masih bisa dijangkau.
BNPB Ingatkan Risiko Cuaca Ekstrem
Seiring meningkatnya intensitas hujan, BNPB kembali mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama di daerah rawan banjir dan longsor.
Baca Juga




